Jadi Korban Tsunami Selat Sunda, Istri Ifan Seventeen Dimakamkan di Ponorogo

0
6
Ponorogo, CFDI– Dyllan Sahara Puteri, 26 tahun, istri vokalis grup band Seventen Riefian Fajarsyah Ifan yang menjadi salah satu dari ratusan korban meninggal akibat Tsunami di Selat Sunda, Banten, Sabtu pekan lalu dimakamkan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (25/12/2018). Jenazah dikebumikan di komplek makam keluarga Tempat Pemakaman Umum Taman Arum, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. 

Ifan, sang suami ikut memikul peti jenazah Dyllan setelah dikeluarkan dari mobil ambulans yang mengangkut dari rumah duka di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Saat berjalan membawa peti jenazah bersama sejumlah warga, Ifan terus mengucapkan kalimat tauhid hingga ke lubang liang lahat yang telah disiapkan. 

Setelah masuk ke TPU, Ifan juga masuk ke liang lahat untuk menyangga jenazah istrinya sebelum dikebumikan. Ketika Dyllan usai dimakamkan, Ifan beberapa kali mengucapkan ucapan selamat tinggal. “Aku pamit dulu ya, sayang,” ucap Ifan sambil mengelus batu nisan Dyllan.

Pelantun lagu berjudul ‘Jaga Selalu Hatimu’ ini mengucapkan belasungkawa yang mendalam bagi istrinya. Ia juga berduka atas meninggalnya tiga personel band Seventeen, yaitu Bani (bass), Herman (gitar), dan Andi (drum). Selain itu, Road Manajer band itu juga meninggal akibat diterjang Tsunami di Tanjung Lesung, Banten.

 “Jika ada kesalahan, tutur kata dan perbuatan yang tidak berkenan saya mohon untuk dimaafkan. Semoga, istri saya tercinta, personel band Seventeen dan manajer diterima di sisi Allah dan Khusnul Khotimah,” ujar Ifan ketika dicegat wartawan usai pemakaman Dyllan.

Tsunami yang terjadi pada Sabtu lalu berbarengan ketika band Seventeen manggung untuk mengisi acara gathering PLN di Tanjung Lesung Beach Resort. Saat itu, menurut Ifan ombak laut tiba-tiba naik dengan ketinggian sekitar lima meter. 

“Tembok dengan ketebalan setengah meter jebol. Jadi, cukup membuat tubuh manusia terpontang-panting,” kata Ifan. (n.dian/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here